SOSIALISASI STBM (Sanitasi Total Berbasis Masyarakat)

Wisnu Sasongko 25 Juli 2022 12:30:41 WIB

Sendangadi - Berdasarkan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004, penanganan masalah sanitasi merupakan kewenangan daerah, tetapi sampai saat ini belum memperlihatkan perkembangan yang memadai. Oleh sebab itu, pemerintah daerah perlu memperlihatkan dukungannya melalui kebijakan dan penganggarannya. Pemerintah Kalurahan Sendangadi bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman melaksanakan Sosialisasi pentingnya STBM kepada warga masyarakat di Padukuhan Jaten pada Senin (25/07/2022).

Sanitasi Total Berbasis Masyarakat yang selanjutnya disebut sebagai STBM merupakan pendekatan untuk merubah perilaku higiene dan sanitasi melalui pemberdayaan masyarakat dengan metode pemicuan. Indikator outcome STBM yaitu menurunnya kejadian penyakit diare dan penyakit berbasis lingkungan lainnya yang berkaitan dengan sanitasi dan perilaku.

Sedangkan indikator output STBM antara lain: Setiap individu dan komunitas mempunyai akses terhadap sarana sanitasi dasar. Komunitas merupakan kelompok masyarakat yang berinteraksi secara sosial berdasarkan kesamaan kebutuhan dan nilai-nilai untuk meraih tujuan. Open Defecation Free yang selanjutnya disebut sebagai ODF adalah kondisi ketika setiap individu dalam komunitas tidak buang air besar sembarangan.

Sanitasi total adalah kondisi ketika suatu komunitas:

  • Tidak buang air besar (BAB) sembarangan.
  • Mencuci tangan pakai sabun.
  • Mengelola air minum dan makanan yang aman.
  • Mengelola sampah dengan benar.
  • Mengelola limbah cair rumah tangga dengan aman
Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Komentar