EVALUASI DESA BINA KELUARGA SAKINAH (DBKS) TAHUN 2022

Wisnu Sasongko 26 Juli 2022 13:11:52 WIB

Sendangadi - Pemerintah Kalurahan Sendangadi pada tahun 2022 ini mengikuti Kegiatan Evaluasi Desa Binaan Keluarga Sakinah (DBKS). DBKS ini merupakan program Pemerintah yang bertujuan mewujudkan kehidupan beragama dalam keluarga, meningkatkan kualitas pendidikan, kesehatan dan kestabilan ekonomi keluarga. Pada kegiatan evaluasi tersebut, turut hadir secara langsung Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo beserta jajarannya.

Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo mengatakan evaluasi DBKS ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan dalam rangka mengoptimalkan pelaksanaan DBKS di Kabupaten Sleman. ”Evaluasi ini dilakukan untuk menghasilkan bahan kajian dan masukan bagi pemkab sleman dalam penerapan DBKS sehingga program ini dapat tepat sasaran dan memperoleh hasil yang diharapkan,” jelasnya.
 
Dalam kesempatan tersebut, Kustini menyampaikan bahwa penerapan DBKS dapat menjadi pondasi kehidupan melalui ajaran agama yang sungguh – sungguh, maka permasalahan – permasalahan dalam keluarga dapat diantisipasi dan diminimalkan sehingga tidak berkembang menjadi permasalahan sosial. ”Saat ini semakin banyak tantangan bagi sebuah keluarga jika tidak memiliki pondasi kehidupan yang kuat. Terlebih kemajuan teknologi informasi dan globalisasi saat ini dapat menjadi penyebab keretakan daan ketidak harmonisan rumah tangga bila tidak disikapi dengan bijaksana. Maka dari itu saya mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi mewujudkan keluarga sakinah melalui penerapan program DBKS,” ujar Kustini.
 
Acara yang dilaksanakan di Komplek Kalurahan Sendangadi ini juga dimeriahkan oleh penampilan Paduan Suara dari Orsos Lansia Melati dan Kesenian Perkusi dari SLB Tegar Harapan. Selanjutnya dilakukan penilaian. Adapun indikator penilaian diantaranya, kelompok kelompok kegiatan yang ada, baik kegiatan maupun administrasinya, kegiatan masjid, kelompok pengajian dan juga sampel keluarga sakinah teladan. 
 
Untuk Penilaian di tingkat Padukuhan, Mraen dan Jatirejo menjadi Padukuhan sampel. Selain menampilkan acara seni yang bernafaskan Islami, juga terdapat pameran dari kelompok-kelompok kegiatan yang ada di Padukuhan seperti PAUD, Posyandu, bazar yang menjual kerajinan, makanan hasil karya UMKM.
Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Komentar