Srandul adalah salah satu bentuk kesenian yang berasal dari Daerah Istimewa Yogyakarta. Kesenian Srandul termasuk jenis drama tari dan merupakan seni tradisional kerakyatan yang didasarkan pada kearifan masyarakat setempat. Srandul merupakan kesenian turun temurun yang diwariskan antar generasi (javanologi | Nov 28, 2022).
Srandul merupakan salah satu jenis kesenian yang berbentuk sandiwara atau seni pertunjukan tradisional yang berasal dari Jawa Tengah bagian selatan-utara & dari Yogyakarta dengan mengedepankan cerita yang bersumber dari peristiwa sosial,agama,sejarah,mitos,babad dan lain-lain. Pada jaman dahulu kesenian srandul dipentaskan dalam acara-acara besar seperti bersih desa, syukuran pernikahan,khitanan dan lainnya.Didalam srandul terdapat kolaborasi beberapa unsur seni, seperti seni musik, tari,tembang dan pemeranan. Unsur seni musik berupa bunyi alat2 akustik seperti angklung,kendang,terbang. Pertunjukan srandul juga diiringi dengan tembang jawa yang berisi dakwah, nasehat, pesan moral dan juga humor. Sebagai contoh adalah tembang berikut :
Ngopek timun gawe lalapan
Kula nuwun aku sing sowan
Mangan tiwul karo gojegan
Niki srandul raos ngayogyan
Tembang ini merupakan pembuka dari pertunjukan srandul oleh kelompok seni ” Srandhoel Raos Ngayogyan ” yg bermarkas di dusun Mlati Beningan Sendangadi Mlati Sleman. Sebagai ketuanya merangkap sutradara adalah Harjuna Priya Husada, Pamong Kalurahan Sendangadi. Kelompok srandul ini berdiri tahun 2018 beranggotakan 15 org. Rata-rata pemainnya adalah aktor teater & film. Sebagai pendiri kelompok seni ” Srandhoel Raos Ngayogyan ” ada 4 orang yaknio Harjuna PH, Benny Kusumawan, Ndendek Supriyanto & Toto Suryo Nugroho. Pembentukan Perkumpulan Seni Srandhoel Raos Ngayogyan sebagai manifestasi dari komitmen pelaku seni,pecinta seni,pemerhati seni, jurnalis uk nguri uri & merevitalisasi seni srandul. Hal ini sejalan dg program pemerintah uk melestarikan seni tradisi sebagai bentuk identitas suatu bangsa. Perkumpulan Seni Srandhoel Raos Ngayogyan sudah memiliki NIK (Nomor Induk Kebudayaan) yang terdaftar pada Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Kabupaten Sleman. (Harjuna, 2025)

Pertunjukan Out Door Seni Srandhoel Raos Ngayogyan “Ban Bunder Ban Serepan” (Magelang 2018)
